Selasa, 06 Juni 2017

Setiap perempuan adalah calon sholihah.
Mengapa calon? Karena semua berkesempatan untuk benar-benar menjadi sholihah.
Sekarang, tergantung kita (perempuan) benar-benar akan mewujudkannya, atau hanya akan terus menjadi calon?
.
Para pejabat, yang jadi calon ini, calon itu, semua bersaing, berusaha menjadi yang terbaik, demi mendapatkan kedudukan duniawi.
Lalu bagaimana dengan kita? Calon sholihah, yang apabila bisa benar-benar jadi sholihah, akan mendapatkan kedudukan surgawi.
.
Bila kalian berkata
“Hanya menyuruh saja, memang gampang, mewujudkannya, kan sulit”
NAH, itu diaaa! Justru karena sulit itulah, pencapaian untuk jadi sholihah perlu proses. Proses perlu waktu yang panjaaang, dan waktumu di dunia belum tentu akan terus panjang kan? Lantas mengapa masih menunda?
.
Menurut pengalaman pribadi disekitar saya, ada seorang perempuan yang hijrah di usia 18 tahunan, setelah hijrah dia malah menyesal!
Bukan, bukan menyesal telah berhijrah, tapi menyesal mengapa gak dari dulu ia berhijrah.
Ternyata, ia sadar, bahwa proses hijrah, proses untuk mempelajari ‘ilmu lebih banyak benar-benar perlu waktu, maka dari itu, jangan tunggu nanti, apalagi tua, semua gak ada jaminan hidup sampai tua, kan? :) 📝@nrlsskiaputri
Ikhlas itu … 
Akan mudah kita lakukan bila kita memutus semua harapan kita kepada sesama makhluk dan hanya menggantungkan harapan kepada Allah Ta'ala . ( Ibnu Taimiyah )
.
.
Kontribusi oleh @ukhti.lathiifah
“ Sesungguhnya ‘Menilai orang dari luar’ bermakna konotasi buruk. Di dalamnya tersirat penilaian yang tidak adil, sepihak, dan terlalu cepat menarik kesimpulan. Sebenarnya sah-sah saja kalau kamu berbuat demikian. Toh itu pilihan….
.
Tetapi bagaimana jika penilaian itu di tujukan pada dirimu? Akankah kita salahkan mereka yang menilai buruk tentang kita? Atau kita harus berbenah untuk berupaya agar kita sesuai dengan apa yang baik kata mereka?
.
Jangan mau dipusingkan dengan komentar-komentar orang lain, karena mulut mereka tak akan pernah diam. Jika kita yakin berada di jalan yang benar, telah memberikan hak orang lain, telah menjalankan kewajiban dan sudah menampilkan akhlak yang baik maka tutup telinga rapat-rapat dari komentar orang-orang, karena mereka tidak akan berhenti menuduh dan mencari kesalahan.
.
Mengapa? Karena memang itulah kerjaan mereka. Para Nabi yang telah sempurna dan tidak memiliki cacat saja selalu dituduh, apalagi kita yang menyimpan banyak aib dan kesalahan ini?
.
Yang terpenting adalah, Ambil yang baik, buang yang buruk. Ya, begitulah seharusnya cara kita agar tak terlalu sakit hati dengan ‘Apa kata mereka.’ Manusia adalah makhluk sosial yang tidak lepas dari omongan orang. Bersyukurlah, karena masih ada yang peduli dengan kekeliruan kita.
Barakallahu fiikum🙏 ”
.
Kontribusi oleh @11erikaa
Bismillah.. 💚Puasa memiliki beberapa manfaat. Ditinjau dari segi kejiwaan, sosial & kesehatan, di antaranya: .
.. 💚 Beberapa manfaat, puasa secara kejiwaan adl puasa membiasakan kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari & membantu bagaimana menguasai...
Bismillah.. 💚Puasa memiliki beberapa manfaat. Ditinjau dari segi kejiwaan, sosial & kesehatan, di antaranya: .
.. 💚 Beberapa manfaat, puasa secara kejiwaan adl puasa membiasakan kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari & membantu bagaimana menguasai diri, serta mewujudkan & membentuk ketaqwaan yg kokoh dlm diri, yg ini merupakan hikmah puasa yg paling utama. .
.. 💚Termasuk manfaat puasa secara sosial adl membiasakan umat berlaku disiplin, bersatu, cinta keadilan & persamaan, juga melahirkan perasaan kasih sayang dlm diri orang2 beriman & mendorong mereka berbuat kebajikan. . Sebagaimana ia juga menjaga masyarakat dari kejahatan & kerusakan. .
..
💚Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adl membersihkan usus2, memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa & endapan makanan, mengurangi kegemukan & kelebihan lemak di peruh….
💚Termasuk manfaat puasa adl mematahlan nafsu. Karena berlebihan, baik dlm makan maupun minun serta menggauli isteri, bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan, enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan. .
..
💚 Di antara manfaatnya juga adl mengosongkan hati hanya utk berfikir & berdzikir. Sebaliknya, jika berbagai nafsu syahwat itu dituruti maka bisa mengeraskan & membutakan hati, selanjutnya menghalangi hati utk berdzikir & berfikir, sehingga membuatnya lengah. Berbeda halnya jika perut kosong dari makanan & minuman, akan menyebabkan hati bercahaya & lunak, kekerasan hati sirna, utk kemudian semata-mata dimanfaatkan utk berdzikir & berfikir…
.. 💚Orang kaya menjadi tahu seberapa nikmat Allah atas dirinya. Puasa akan mengharuskannya mensyukuri nikmat Allah, juga menjadikannya berbelas kasih kpd saudaranya yg memerlukan, & mendorongnya utk membantu mereka. ..
💚Termasuk manfaat puasa adl mempersempit jalan aliran darah yg merupakan jalan setan pd diri anak Adam. Karena setan masuk kpd anak Adam melalui jalan aliran darah. Dg berpuasa, maka dia aman dr gangguan setan, kekuatan nafsu syahwat & kemarahan…..
(Kitab Larhaa'iful Ma'aarif, oleh Ibnu Rajab, hlm. 163) - quote : @ifitrianty - @celotehmuslim.
Semoga bermanfaat 😊
Semua orang yang ada dalam hidup kita, masing-masingnya, bahkan yang paling menyakiti kita, diminta untuk ada disana agar cahaya kita dapat menerangi jalan mereka -Ust. Salim A. Fillah-
.
Sebab Allah takkan beri rasa sakit tanpa penawarnya..
Sebab Allah takkan beri luka tanpa hikmah..
.
Bisa jadi kehadiran kita menjadi kebaikan untuk seseorang di kemudian hari meski kita sendiri sempat terluka ataupun sebaliknya..
.
Ingatlah, mendung dan gemuruh pertanda rahmat Allah akan turun..
Mengertilah, setelah malam yang gelap, mentari pagi akan kembali bersinar cerah..
.
Ya.. Sebab semua telah Allah takar kadarnya.. Telah Allah atur sedemikian untuk kita..
Maka tugas kita adalah belajar untuk selalu bersyukur dan bersabar. Melalui segalanya dengan ikhlas dan terus memupuk cinta kepada Allah..
.
Apa pun itu, pahit manisnya, adalah untuk kebaikan kita. 
Jika kini tak tampak kebaikannya, bisa jadi Allah simpankan untuk kita di syurga. Aamiin :’)
.
🎨📝 @DP_angg1
Aku hanya wanita akhir zaman yg penuh dengan dosa 
Aku hanya wanita akhir zaman yg berharap dicintai oleh-Nya
Aku hanya wanita akhir zaman yg berusaha untuk berbenah diri
Aku juga sama seperti kalian
Aku melakukan kesalahan
Aku mengulangi kesalahan dan
Aku berusaha memperbaiki kesalahan
Tidak usah menghakimiku
Karna kau pun tau bahwa aku jauh dari kata sempurna 
Jika ada hal yg salah dariku beritahu aku,
Tegurlah aku baik-baik
Jangan kau bicarakan keburukan ku di belakangku 
Karna itu takkan pernah membantuku
Tidak usah menyanjungku terlalu berlebihan
Karna aku pun masih melakukan dosa,melakukan maksiat,dan mengulangi kesalahan.
Mari bersama-sama saling mengingatkan,saling menasehati
Dan Mari tinggalkan kebiasaan buruk😊
.
Kontribusi oleh @quintr_
Aku cemburu pada wanita yang memilih menjaga kecantikannya dengan hijab yang sempurna, disaat yang lain berlomba2 memperlihatkan kecantikannya hanya untuk mencari ridho manusia. .
.
Aku cemburu pada wanita yang lebih memilih sendiri dan menanti dalam...
Aku cemburu pada wanita yang memilih menjaga kecantikannya dengan hijab yang sempurna, disaat yang lain berlomba2 memperlihatkan kecantikannya hanya untuk mencari ridho manusia. .
.
Aku cemburu pada wanita yang lebih memilih sendiri dan menanti dalam keaatan, disaat yang lain bangga memamerkan kemesraan dengan status pacaran.
.
Aku semakin cemburu ketika kulihat kesehariaannya lebih memilih untuk tetap di rumah, memperbanyak ibadah, di saat yang lain lebih asyik berhura2 dan berfoya2 diluar, apalagi di mall. .
.
Aku menjadi semakin cemburu ketika ku ketahui ia begitu menjaga iffah dan izzah di zaman yang begitu banyak fitnah, memilih untuk tersembunyi dan hanya tulisan2 yang bermanfaat yang ia taburi, di saat yang lain berlomba2 menampilkan diri meski dengan hijab syar'i dan cadar yang menutupi. .
.
Dan aku semakin jauh lebih cemburu ketika ku tau hari2nya begitu istiqomah menuntut ilmu, pergi ke kajian dalam mengharap Ridho Ar Rahman, di saat yang lain lebih memilih mengejar gelar sarjana hanya untuk dunia semata. .
.
Kepadamu duhai wanita sholeha, 
Wallaahi, aku cemburu, 
Dan lebih dari itu, 
Aku juga Rindu,
Aku rindu pada sosok kepribadian dirimu yang selalu ku dambakan dalam diriku, 
Selalu ku usahakan dalam setiap keseharianku, 
Dan semoga aku bisa menjadi sepertimu, 
Yang tidak peduli dengan dunia yang semu, 
Karna hanya mengharap keindahan bertemu Rabb mu. 
Pict : @zaujatuhanif